Mantan Sekretaris Kabinet itu mengatakan, telah menurunkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memantau persoalan tersebut. Ia juga meminta Dishub bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) guna mencari solusi.
“Problemnya, yang memiliki stasiun itu adalah KAI. Sehingga apa yang kami lakukan di Cikini, kemudian dibangun pelican crossing, itu menyelesaikan persoalan di sana. Untuk Palmerah akan kami lakukan hal yang sama,” kata dia.
Menurut Pramono, penataan kawasan juga akan berdampak pada penertiban angkutan umum dan pedagang.
“Termasuk pedagang, nantinya kalau itu sudah bisa dilakukan maka orang, terutama angkot dan sebagainya, tidak bisa ngetem sembarangan,” pungkasnya.
(Awaludin)