“Kalau CD 37 436, jadi ada dua, staf menemukan nopol mereka, 37 kan kode Kedubes Rusia, tapi itu palsu, tidak terdaftar di Kedubes Rusia,” katanya.
Sementara untuk pelat palsu CD 37 436 saat ini masih dalam pencarian. Sedangkan untuk Avanza Veloz menggunakan pelat resmi Kedubes Rusia, namun tak sesuai peruntukkan sudah ditilang.
“Ditilang, setelah itu akan kita kirimkan ke Krimum untuk menindaklanjuti pemalsuannya. Untuk pidananya nanti Krimum yang akan mendalami dugaan pidana pemalsuannya. Ditilang dengan pasal 280 UU LLAJ penggunaan nopol yang tidak sesuai peruntukannya,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )