Saat ini, Asep dan Samsul masih menjalani perawatan intensif di Unit Gawat Darurat Klinik Antasari Farma Rangkasbitung. Tim medis terus memantau kondisi keduanya guna mencegah risiko infeksi dan komplikasi akibat luka bakar.
Peristiwa ini terjadi di tengah suasana Ramadhan, saat anak-anak kerap menghabiskan waktu sore dengan bermain sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, permainan bleson berbahan bakar spiritus masih kerap dilakukan selama bulan puasa. Spiritus yang mudah menguap membuat api sulit dikendalikan dan berisiko tinggi memicu ledakan.
Selain membahayakan pemain, percikan api juga berpotensi menyambar bangunan atau benda mudah terbakar di sekitar permukiman.
(Arief Setyadi )