JAKARTA - Polisi mengungkap fakta mengejutkan soal motif atau latar belakang anak berhadapan dengan hukum (ABH) yang nekat meledakkan SMAN 72, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan keterangan dari ABH nekat melakukan aksi tersebut lantaran sakit hati terhadap teman-temannya.
“Berdasarkan keterangan anak, motif yang disampaikan adalah rasa sakit hati terhadap lingkungan sekolah, khususnya perlakuan dari sejumlah teman yang dinilai sering mengucilkan,” kata Budi, Kamis (5/2/2026).
Masih berdasarkan penuturan ABH, sejak SMP dirinya kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan yang merendahkan karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan. Hal serupa berlanjut saat SMA.
“Perlakuan tersebut membuat anak merasa marah dan tertekan karena serangan yang menyasar penampilan serta kondisi pribadinya,” ujar Budi.