JAKARTA - Aksi demonstrasi di depan Mapolda DIY sempat memanas, pada Selasa (24/2/2026) malam. Massa yang terdiri dari elemen mahasiswa dan masyarakat meluapkan kemarahan atas tindakan oknum Brimob yang menewaskan seorang pelajar di Maluku.
"Kami ajak dialog dengan adat kromo alus gak bisa," demikian diunggah akun @poldajogja.
Dalam aksi tersebut, pihak kepolisian sempat mengimbau massa untuk tidak melakukan aksi anarkis dengan mengedepankan adat Jawa yang santun. Namun, disebutkan justru massa melakukan aksi anarkis.
"Polda DIY tetap berkomitmen menjaga stabilitas Kamtibmas bersama dengan seluruh warga masyarakat yang tinggal dan menetap di DIY," imbuhnya.