Bareskrim Tangkap 5 Pelaku E-Tilang Palsu, Dikendalikan WN China

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Rabu 25 Februari 2026 19:10 WIB
Bareskrim Polri (foto: Okezone)
Share :

Himawan memerinci, tersangka WTP berperan sebagai pelaku utama yang mengoperasikan perangkat dan melakukan SMS blasting sejak September 2025. FN menyediakan jasa SMS blast dengan klien WN asing serta mengelola kartu SIM sejak Juli 2025, dibantu RW dalam operasionalnya. Sementara BAP menjadi operator utama perangkat blasting sejak Februari 2025, dan RJ bertugas menyediakan atau menjual kartu SIM yang telah teregistrasi.

Berdasarkan pemeriksaan, kelimanya merupakan kaki tangan yang menerima instruksi langsung dari China melalui aplikasi Telegram dengan akun bernama Lee SK dan Daisy Qiu.

“Penyidik menemukan fakta bahwa kejahatan ini dikendalikan langsung oleh warga negara asing asal China. Para tersangka di Indonesia merupakan perpanjangan tangan yang menerima dan menjalankan perintah tersebut,” imbuh Himawan.

Ia menambahkan, para pelaku di Indonesia mengoperasikan alat bernama SIM box atau modem pool yang dikirim langsung dari Shenzhen, China. Alat ini mampu mengirim hingga 3.000 SMS phishing per hari dan dikendalikan jarak jauh (remote) oleh WN China melalui aplikasi Terminal Vendor System (TVS).

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya