Oknum Polisi Kerap Bermasalah, Indonesian Risk Center Ungkap Dua Penyebab Utama

Niko Prayoga , Jurnalis
Kamis 26 Februari 2026 22:34 WIB
Ketua Badan Pengurus Indonesian Risk Center Julius Ibrani (foto: tangkapan layar)
Share :

JAKARTA – Ketua Badan Pengurus Indonesian Risk Center, Julius Ibrani memaparkan pandangannya terkait akar persoalan maraknya kasus oknum anggota Polri yang mencoreng nama institusi. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam proses Reformasi Polri yang tengah digalakkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Julius menyebut akar masalah berkaitan erat dengan luasnya fungsi dan kewenangan Polri sebagaimana diatur dalam konstitusi. Dengan lebih dari 16 fungsi yang melekat, Polri hadir di hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, sehingga potensi kesalahan dan sorotan publik pun semakin besar.

“Tentu kalau kita bicara akar masalah ini kaitannya juga dengan fungsi Polri itu sendiri. Kita nggak bisa pungkiri bahwa 16 plus-plus fungsi Polri berdasarkan konstitusi dan kewenangan itu artinya setiap hari dia berada di sekitar kita di seluruh aspek yang artinya juga potensi kesalahan, kegagalan kinerja, temuan masyarakat, sorotan publik, itu pasti ada,” kata Julius dalam program Interupsi iNews TV, Kamis (26/6/2026).

Ia menilai ada dua penyebab utama yang memicu terjadinya berbagai kasus yang melibatkan oknum anggota Polri. Pertama, kurangnya kesadaran institusi terhadap besarnya kewenangan yang dimiliki serta minimnya pengawasan terhadap personel di lapangan.

“Banyaknya kewenangan dan banyaknya pasukan di lapangan itu minim pengawasan dan minim komando dari atas ke bawah. Sehingga diskresi-diskresi di lapangan dan miskoordina­si sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya