Rocky Gerung: Kasus Ijazah Jokowi Tak Akan Tuntas di Pengadilan!

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Kamis 26 Februari 2026 22:53 WIB
Pengamat politik Rocky Gerung (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Pengamat politik, Rocky Gerung menilai polemik dugaan ijazah mantan Presiden RI Joko Widodo tidak tepat jika dibawa ke ranah hukum. Menurutnya, persoalan tersebut seharusnya diselesaikan melalui forum akademis, bukan di meja persidangan.

Hal itu disampaikan Rocky saat memberikan pengantar dalam peluncuran buku Otak Politik Jokowi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

“Kalau kasus ini dibawa ke meja sidang, bahkan tidak akan selesai karena riset itu sifatnya on going, tidak pernah berhenti. Jadi percuma dibawa ke meja sidang, bawa ke meja akademis,” ujar Rocky.

Menurutnya, dalil akademis semestinya dibantah dengan dalil akademis pula, bukan menggunakan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Ia menegaskan bahwa perdebatan akademik memiliki mekanisme dan tradisinya sendiri.

 

Rocky juga menyinggung bahwa persoalan yang diperdebatkan bukan semata soal keaslian ijazah, melainkan tudingan mengenai kejujuran pejabat publik. Ia membandingkan dengan kasus mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, dalam skandal Monica Lewinsky.

“Clinton dihukum bukan karena hubungan personalnya, tetapi karena berbohong. Dalam konteks pejabat publik, kebohongan itu yang menjadi persoalan hukum,” katanya.

Ia menambahkan, pejabat publik memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk bersikap jujur kepada masyarakat. Sementara itu, menurut Rocky, polemik yang menyeret sejumlah pihak seperti Roy Suryo dan lainnya seharusnya dipahami dalam kerangka perdebatan intelektual, bukan pidana.

Lebih lanjut, Rocky menyatakan bahwa buku Otak Politik Jokowi yang diluncurkan tersebut merupakan bagian dari tradisi kritik akademik. Ia mengaku diminta menulis pengantar buku tersebut dan menyusunnya secara cermat.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya