Kapolda juga menekankan peran sentral pemuda dan mahasiswa sebagai penggerak narasi persatuan serta mitra strategis dalam menjaga ruang publik tetap sehat dan inklusif. Dari kalangan inilah, lanjutnya, akan lahir para pemimpin masa depan sehingga keterlibatan aktif mereka dalam menjaga kondusifitas menjadi investasi sosial bagi Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Sandi turut menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan untuk membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen kepemudaan dan kemahasiswaan.
“Pintu komunikasi selalu terbuka. Kritik, saran, dan masukan adalah bagian dari penguatan institusi,” pungkasnya.
(Awaludin)