Suksesi di Tengah Krisis
Isu suksesi mencuat setelah beredar pertanyaan besar mengenai siapa yang akan menggantikan Khamenei senior—tokoh sentral yang selama beberapa dekade memimpin Iran dengan garis keras dan agenda anti-Barat yang kuat.
Mojtaba dikenal sebagai figur yang sangat loyal pada pandangan konservatif ayahnya. Ia disebut memiliki hubungan dekat dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), kekuatan militer elite yang menjadi tulang punggung rezim.
Meski tidak memiliki jabatan resmi dalam struktur pemerintahan ayahnya, Mojtaba tetap masuk daftar sanksi Amerika Serikat pada 2019.
Jika benar terjadi, pengangkatan Mojtaba dinilai mengejutkan. Iran selama ini menolak konsep suksesi keluarga dalam kepemimpinan negara, terutama sejak Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan monarki.