JAKARTA – Setidaknya 926 orang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari, demikian diumumkan Kementerian Kesehatan Iran pada Rabu (4/3/2026), seperti dilaporkan Anadolu.
Juru bicara kementerian, Hossein Kermanpour, mengatakan 6.186 orang terluka dalam serangan yang dilakukan antara Sabtu hingga pukul 17.00 waktu setempat pada 4 Maret.
Dalam pernyataan yang diposting di platform X, Kermanpour menyebutkan bahwa 2.054 orang yang terluka saat ini sedang dirawat di rumah sakit, sementara 3.545 orang telah dirawat dan dipulangkan. Sebanyak 552 orang lainnya menerima perawatan di tempat kejadian.
Ia menambahkan bahwa 502 operasi bedah telah dilakukan pada para korban luka sejauh ini.