CILODONG – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) yang digelar di Markas Divisi Infanteri (Madivif) 1 Kostrad, Cilodong, Jawa Barat.
Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Kostrad serta mengapresiasi dedikasi dan pengabdian prajurit Kostrad dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kostrad harus terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan tempur dalam menghadapi dinamika konflik global serta ancaman perang hibrida yang semakin kompleks,” ujar Panglima TNI, Sabtu (7/3/2026).
Dia juga mengingatkan bahwa rivalitas kekuatan besar dunia berpotensi memicu konflik yang berdampak pada stabilitas keamanan, sehingga prajurit Kostrad harus selalu siap, adaptif, dan profesional dalam menghadapi setiap tantangan.
Sementara pada peringatan HUT ke-65 ini, prajurit Kostrad juga mengenakan PDL Kostrad terbaru dengan corak daun Laurel, yang melambangkan kehormatan, ketangguhan, kemenangan, dan prestasi. Hal tersebut menjadi simbol semangat baru dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa demi mendukung pembangunan nasional.
Sejak berdiri pada tahun 1961, Kostrad telah menjadi kekuatan pemukul strategis TNI AD yang berperan penting dalam berbagai Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dalam setiap tugas, Kostrad hadir menjaga keutuhan NKRI, stabilitas nasional, serta membantu masyarakat dalam situasi darurat dan bencana.
Dalam upacara tersebut, Brigjen TNI Ahmad Fikri Musmar, yang menjabat sebagai Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad, bertindak sebagai Komandan Upacara.
Sementara itu, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, bertindak sebagai Komandan Defile. Brigjen TNI Wilson Napitupulu, selaku Aspers Kaskostrad bertindak sebagai Perwira Upacara, dan pengucapan Sapta Marga oleh Kolonel Inf Rudianto, Waaslog Kaskostrad.
Upacara ini diikuti 1.500 prajurit Kostrad yang tergabung dalam lima Satuan Setingkat Batalyon (SSY). Suasana semakin semarak dengan demonstrasi ketangkasan prajurit Kostrad yang menampilkan disiplin, kekompakan, serta kesiapsiagaan tempur, di antaranya Rampak Bedug, Toya, Double Stick, Pencak Silat Militer, pematahan besi dragon dan bata hebel, hingga defile pasukan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan tausiah oleh Ustaz DR. Adi Hidayat, L.C,, M.A., pemotongan tumpeng oleh Panglima TNI, yang diserahkan kepada prajurit yang mengalami luka tembak saat melaksanakan tugas operasi di daerah penugasan, yaitu Pratu Mohammad Khoirun Nazil dari Yonif 502/Ujwala Yudha dan Pratu Megan Saputra dari Yonif 431/SSP, yang tergabung dalam Satgas Rajawali 2 di Papua.
Panglima TNI didampingi Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono, dan para sesepuh Kostrad dari masa ke masa.
(Fahmi Firdaus )