"Karena hanya ada 1 perusahaan yang mau masuk, ya kita tidak melalui lelang. Yaudah kita tunjuk perusahaan ini mengerjakan disitu, jadi mereka bayar retribusi. Tapi saat sosialisasi, muncul penolakan di lapangan dari kelompok itu," ucapnya.
Saat ini, oknum Ormas tersebut memasang berbagai spanduk penolakan mengatasnamakan lingkungan. Terakhir, mereka berdemo bahkan menggeruduk kantor Dishub hingga berujung pembatalan oleh pemerintah.
"Intinya kita sudah berupaya untuk mengoptimalkan potensi PAD dari retribusi parkir di aset kita, tapi kenyataan di lapangan seperti itu," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )