Kantor Kejaksaan Regional mengatakan gedung itu dihantam rudal jelajah Rusia baru, yang dikenal sebagai Izdeliye-30. Laporan Ukraina menyebut senjata peluncuran udara subsonik baru yang mulai digunakan Rusia terhadap Ukraina memiliki jangkauan 1.500 kilometer (930 mil) dan dilengkapi sistem navigasi satelit yang lebih tahan terhadap gangguan.
Di wilayah Kyiv, kerusakan akibat puing-puing dilaporkan terjadi di tiga distrik. Di wilayah Odesa selatan, 80 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kebakaran besar di fasilitas infrastruktur setelah serangan drone. Operator kereta api negara Ukraina, Ukrzaliznytsia, mengatakan kerusakan pada infrastruktur memaksa perubahan sejumlah rute di bagian tengah-barat negara itu.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan semalam menargetkan pabrik militer Ukraina, fasilitas energi, dan pangkalan udara.
“Harus ada tanggapan dari para mitra terhadap serangan brutal terhadap kehidupan ini,” kata Zelensky dalam unggahan di X, sebagaimana dilansir AP.
“Rusia belum menghentikan upayanya untuk menghancurkan infrastruktur perumahan dan penting Ukraina, dan oleh karena itu dukungan harus terus berlanjut. Kami mengandalkan kerja sama aktif dengan Uni Eropa untuk menjamin perlindungan yang lebih besar bagi rakyat kami. Saya berterima kasih kepada semua orang yang membantu memperkuat perlindungan kami.”