Novel Baswedan Sebut Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Teroganisir, Dukung Polri Usut Tuntas

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Jum'at 13 Maret 2026 23:43 WIB
Novel Baswedan sebut penyiram air keras ke Aktivis KontraS teroganisir (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
Share :

JAKARTA - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus bukan sekadar aksi kekerasan biasa. Ia menduga serangan tersebut merupakan upaya pembunuhan yang dilakukan secara terorganisir.

Novel menyatakan Andrie merupakan aktivis yang selama ini dikenal kritis dan bekerja untuk kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi. Karena itu, menurutnya serangan tersebut merupakan kejahatan serius terhadap seseorang yang memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Saya bersaksi Andrie ini orang baik, berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya dia. Dia berjuang, dia melakukan sesuatu untuk kepentingan orang banyak,” kata Novel saat jumpa pers di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Ia menilai cara pelaku menyerang dengan menyiramkan cairan keras ke area wajah menunjukkan adanya niat jahat yang sangat serius. Menurut Novel, serangan di bagian wajah berpotensi menyebabkan korban gagal bernapas bahkan meninggal dunia.

“Yang serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh,” ujarnya.

Dari pengamatannya, pelaku tidak sekadar beraksi spontan dengan satu kendaraan, melainkan menunjukkan pola pergerakan yang terkoordinasi di lapangan.

“Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir,” jelas Novel.

Ia menilai pola serangan tersebut mengindikasikan peristiwa ini tidak berkaitan dengan persoalan pribadi korban. Karena itu, pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik serangan.

Novel mengapresiasi langkah awal penyelidikan yang dilakukan kepolisian serta penanganan medis terhadap korban di rumah sakit. Namun, ia menegaskan seluruh pihak yang terlibat harus diungkap dan dimintai pertanggungjawaban.

"Dan saya yakin tadi saya juga dapat informasi bahwa dari Polri sudah melakukan beberapa langkah investigasi. Tentunya kita ingin apresiasi juga," ucap Novel.

Ia juga menyatakan akan mendorong pemerintah, termasuk presiden, untuk memberikan perhatian serius terhadap pengusutan kasus tersebut.

Di sisi lain, Novel menegaskan serangan tersebut tidak akan membuat para pegiat HAM gentar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya