Polisi Diminta Bongkar Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS

Arief Setyadi , Jurnalis
Sabtu 14 Maret 2026 23:50 WIB
Teguh Santosa (Foto: Ist)
Share :

Teguh meminta Polri mengusut tuntas kasus tersebut, tidak hanya menangkap pelaku di lapangan. Namun, juga mengungkap pihak yang berada di balik serangan tersebut.

“Saya meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri, memastikan pengusutan tuntas sampai ke aktor intelektual, bukan hanya pelaku penyerangan di lapangan,” katanya.

Ia menilai pola serangan yang terjadi menunjukkan adanya indikasi perencanaan terorganisasi. Merujuk kronologi yang dihimpun KontraS, kata Teguh, beberapa hari sebelum kejadian Andrie menerima sejumlah panggilan dari nomor tidak dikenal pada 9 hingga 12 Maret 2026. 

Bahkan, sebagian nomor tersebut diduga berkaitan dengan spam penipuan, pinjaman online, hingga modus m-banking. Sementara pada hari kejadian, Andrie beraktivitas seperti biasa dan sempat menghadiri pertemuan di kantor Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di Menteng sekitar pukul 15.30 WIB, lalu menuju kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Diponegoro sekitar pukul 19.45 WIB.

Di kantor YLBHI ia datang untuk merekam podcast bersama Zainal Arifin dengan tema “Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI”.
Setelah meninggalkan kantor YLBHI sekitar pukul 23.00 WIB dan sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini, Andrie diserang sekitar pukul 23.37 WIB saat melintas di Jalan Salemba I. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya