TASIKMALAYA – Sebuah rest area baru berdiri di jalur strategis mudik di Lingkar Gentong. Fasilitas yang dibangun oleh Kepolisian Resor Tasikmalaya ini digadang-gadang menjadi salah satu tempat istirahat terbesar dan ternyaman bagi para pemudik.
Rest area tersebut berdiri di atas lahan sekitar satu hektare yang sebelumnya merupakan bangunan bekas laboratorium uji pertanian. Lokasinya berada di jalur utama pemudik yang menuju wilayah Ciamis hingga Jawa Tengah.
Di tengah kawasan rest area itu berdiri gedung koordinasi dan pemantauan arus mudik yang dinamakan Pos Terpadu Techno Park. Di sisi kiri area, tampak deretan tenda yang dibangun sesuai fungsi pelayanan bagi pemudik.
Tenda pertama berisi sejumlah matras yang dapat digunakan pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Tak jauh dari situ, terdapat tenda layanan kesehatan yang dilengkapi peralatan medis serta tenaga kesehatan dari puskesmas setempat dan unsur kepolisian. Di lokasi ini, tenaga medis dari Puskesmas Kecamatan Ciawi disiagakan untuk memastikan kondisi pemudik tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan. Sebuah ambulans juga disiapkan untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Di bagian ujung area, tersedia layanan bengkel darurat bagi pemudik. Sejumlah peralatan perbengkelan, termasuk pompa angin, disediakan untuk membantu kendaraan yang mengalami kendala di perjalanan, mulai dari ban bocor hingga masalah mesin.
Sementara itu, di sisi kanan gedung pos terpadu terdapat area hiburan keluarga. Dua area besar disiapkan sebagai wahana bermain anak, yakni taman bermain dalam ruangan serta wahana permainan luar ruangan berupa perosotan elastis yang menyerupai wahana pasar malam.
Seluruh fasilitas tersebut dibangun dalam waktu relatif singkat. Proses pembangunan dimulai pada hari ke-10 Ramadan dan rampung sekitar dua pekan kemudian.
Selain fasilitas pelayanan, rest area ini juga dilengkapi area parkir yang luas untuk menampung kendaraan para pemudik yang singgah beristirahat.
Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan yang melakukan inspeksi mendadak ke lokasi mengaku terkesan dengan fasilitas yang tersedia di rest area tersebut.
“Saya melihat dari luar dan di dalam, tempat ini punya keunikan sehingga menjadi daya tarik sebagai lokasi pelayanan dan tempat peristirahatan,” kata Rudi, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, rest area tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pemudik, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
“Ada wahana bermain yang menarik dan itu gratis. Termasuk nantinya ada UMKM. Jadi bagi warga sekitar, tempat ini tidak hanya menjadi lokasi istirahat bagi pemudik, tetapi juga bisa menjadi tujuan wisata,” ujarnya.
(Awaludin)