JAKARTA - Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyebutkan, pihaknya mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Hingga 20 Maret 2026, sudah lebih dari 482 ribu penumpang mudik dari Jakarta.
"Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026, tercatat sebanyak 482.596 penumpang telah diberangkatkan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Angka ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu," ujar Franoto melalui keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Menurutnya, hingga 20 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi kereta api jarak jauh mencapai 71 persen dengan total penjualan tiket sebanyak 767.829 tiket. Tren keberangkatan penumpang menunjukkan peningkatan signifikan sejak awal periode Angkutan Lebaran.
Dia menerangkan, pada Jumat (20/3/2026), volume keberangkatan penumpang KA jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 50.636 penumpang. Sementara volume kedatangan tercatat sebanyak 18.162 penumpang (data dinamis).
Stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi yaitu Pasar Senen sebanyak 18.802 penumpang, Gambir sebanyak 16.847 penumpang, dan Bekasi sebanyak 8.647 penumpang. Sementara untuk kedatangan tertinggi di Pasar Senen sebanyak 7.061 penumpang, Gambir sebanyak 4.559 penumpang, dan Jatinegara sebanyak 2.343 penumpang.
"KAI mencatat periode 11–20 Maret 2026 sebagai masa dengan tingkat penjualan tertinggi (pra-Lebaran), dengan angka penjualan tertinggi terjadi pada tanggal 18 Maret sebanyak 53.576 tiket. Pada periode tersebut, ketersediaan tempat duduk semakin terbatas dan sejumlah perjalanan mendekati kondisi penuh (fully booked)," tuturnya.
Franoto menjelaskan, dari total kapasitas 1.083.623 tempat duduk KA jarak jauh, saat ini masih tersedia 312.618 tempat duduk untuk periode 20 Maret hingga 1 April 2026. Rinciannya, kelas eksekutif tersisa 195.344 seat, ekonomi komersial sisa 100.047 seat, dan ekonomi PSO sisa 17.227 seat.