JAKARTA – Organisasi Energi Atom Iran mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr dalam serangan terbaru. Badan tersebut menyebut sebuah proyektil mendarat di dalam kompleks PLTN Bushehr tanpa menyebabkan kerusakan.
Serangan terjadi di dekat fasilitas tersebut di Kota Bushehr, selatan Iran, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 21.08 waktu setempat, menurut kantor berita negara IRNA yang mengutip organisasi tersebut.
“Musuh Amerika-Zionis telah menyerang lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr lagi,” kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan yang dilansir TRT. Pernyataan tersebut menambahkan bahwa “sebuah proyektil mengenai bagian dalam kompleks pembangkit listrik Bushehr.”
“Laporan awal menunjukkan insiden ini tidak menyebabkan kerusakan finansial maupun teknis, atau korban jiwa, dan berbagai area pembangkit listrik tidak mengalami kerusakan.”
IRNA menggambarkan serangan itu sebagai bagian dari “tindakan permusuhan” berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan Israel.