Kapolri Instruksikan Kawal Arus Mudik-Balik Lebaran, Angka Fatalitas Kecelakaan Turun 30,41%

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Kamis 26 Maret 2026 14:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan, pengamanan, hingga pelayanan maksimal terkait arus mudik dan balik Lebaran 2026. Komitmen ini dilakukan untuk mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dijalankan Korlantas Polri dan jajaran di bawah komando Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, tercatat adanya penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan korban meninggal dunia pada Lebaran tahun ini.

Berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 tercatat sebanyak 238 orang, turun 104 orang atau 30,41 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 342 orang.

Kapolri memberikan perhatian penuh terhadap pengamanan mudik dan balik Lebaran sebagai operasi kemanusiaan terbesar setiap tahunnya. Seluruh jajaran Polri, khususnya Korlantas, diperintahkan memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya mengatur lalu lintas tetapi juga memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Agus mengungkapkan, meskipun Operasi Ketupat 2026 secara resmi telah ditutup, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 sesuai arahan Kapolri.

“Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri, malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib, dan kondusif, tanpa kejadian menonjol,” kata Agus di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).

Ia juga menegaskan Polri masih akan terus mengawal arus balik karena masih terdapat sisa arus balik yang cukup besar.

“Masih ada sisa arus balik sebesar 42,29 persen yang akan terus kita kawal melalui KRYD hingga 29 Maret nanti. Tugas itu adalah kehormatan, kita tidak boleh lelah dan kita tidak boleh capek melayani masyarakat memastikan mereka kembali ke rumah dengan selamat, dengan aman,” ujar Agus.

Kebijakan melanjutkan pengamanan melalui KRYD menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, tidak hanya saat puncak arus mudik tetapi hingga seluruh masyarakat kembali ke kota asal dengan aman.

Capaian penurunan fatalitas dan kecelakaan lalu lintas ini menjadi bukti bahwa langkah strategis, sinergi lintas sektoral, serta kerja keras seluruh personel dalam Operasi Ketupat 2026 berjalan efektif.

Dengan berakhirnya Operasi Ketupat 2026 dan dilanjutkannya KRYD hingga 29 Maret 2026, Polri memastikan seluruh rangkaian pengamanan mudik dan balik Lebaran tetap berjalan optimal hingga situasi lalu lintas kembali normal.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya