JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui persoalan tumpukan sampah di Ibu Kota belum sepenuhnya terselesaikan. Meski demikian, Pemprov DKI terus mempercepat proses pengangkutan agar kondisi segera membaik.
"Untuk sampah memang belum semuanya selesai. Namun, sampah di TPS mulai berkurang. Bahwa belum semuanya terselesaikan, iya," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Sebagai contoh, tumpukan sampah sempat menggunung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI menambah armada pengangkutan.
"Contohnya di Kramat Jati, kami tambah 20 truk baru untuk mengurangi tumpukan. Mungkin perlu waktu sebentar lagi akan terselesaikan," ujarnya.
Permasalahan sampah ini juga dipicu oleh insiden longsor di zona 4A TPST Bantargebang, Kota Bekasi, yang menyebabkan proses pembuangan sempat terganggu karena area tersebut ditutup sementara.
Pramono mengungkapkan, operasional zona 4A hingga kini belum sepenuhnya normal pasca-longsor, meskipun sudah dapat digunakan kembali secara terbatas.
"Intinya belum normal. Zona 4A itu belum normal," pungkasnya.
(Awaludin)