JAKARTA – Pasukan operasi khusus Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menyelamatkan pilot kedua dari jet tempur F-15 yang ditembak jatuh di atas Iran pada Sabtu (4/4/2026), demikian dilaporkan Axios mengutip tiga pejabat AS.
Penyelamatan tersebut mengakhiri operasi tegang selama 36 jam di Iran barat daya, di mana pasukan AS dan Korps Garda Revolusi Islam Iran dilaporkan berusaha mencapai perwira Amerika yang hilang.
Dengan evakuasi terbaru ini, kedua awak telah ditemukan.
Seorang pejabat AS mengatakan misi tersebut dilakukan oleh tim komando elit dengan dukungan udara yang luas, dan semua personel Amerika yang terlibat telah meninggalkan Iran.
Dua sumber menyebutkan bahwa pilot dan petugas sistem senjata dapat berkomunikasi setelah melontarkan diri dari pesawat.
Pilot ditemukan dalam beberapa jam setelah jet ditembak jatuh, sementara awak kedua baru ditemukan dan diselamatkan lebih dari sehari kemudian.