Dalam percakapan antara perekam video dan sopir, disebutkan nominal yang diminta cukup besar, yakni hingga Rp100.000 per hari.
“Kalau di Tanah Abang memang seperti itu ya? Diminta apa tuh? Tapi palak atau apa sih, Bang?” tanya penumpang.
“Iya, palak. Sehari Rp100.000,” jawab sopir.
Pelaku juga disebut kerap mengancam para sopir jika tidak diberi uang. Bahkan, kaca bagian depan bajaj tersebut dilaporkan rusak akibat ulah pelaku.
“Terus kalau tidak dikasih bagaimana, Bang?” tanya penumpang.
“Diteriakin maling. Ini sudah pada pecah (kaca depan bajaj),” jawab sopir.
(Awaludin)