BNPB Ungkap Rentetan Banjir hingga Karhutla di Sejumlah Wilayah dalam 24 Jam

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 14 April 2026 18:10 WIB
BNPB Ungkap Rentetan Banjir hingga Karhutla di Sejumlah Wilayah dalam 24 Jam (Dok BNPB)
Share :

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang terjadi dalam periode 24 jam terakhir per  13 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 14 April 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, terdapat beberapa kejadian baru yang didominasi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan angin kencang, serta bencana hidrometeorologi kering berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kejadian baru yang pertama adalah banjir di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah, Minggu (12/4/2026), akibat luapan Sungai Lusi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur di wilayah hulu dan sebagian besar Grobogan. 

"Bencana ini telah berdampak pada 475 kepala keluarga dengan jumlah rumah terdampak mencapai 475 unit," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).

Abdul Muhari menyebutkan, wilayah yang terdampak meliputi Desa Karanganyar dan Kelurahan Purwodadi di Kecamatan Purwodadi, Desa Jono di Kecamatan Tawangharjo, Desa Boloh di Kecamatan Toroh, Desa Monggot di Kecamayan Geyer dan Desa Mojorebo di Kecamatan Wirosari. 

Berikutnya, ia melanjutkan, banjir terjadi di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (13/4/2026). Banjir berdampak pada sekitar 230 kepala keluarga atau 832 jiwa, dengan 230 unit rumah terdampak.

"Banjir ini terjadi Desa Sawang, Desa Rumintin dan Kelurahan Tambaranang, Kecamatan Tapin Selatan. Kondisi terkini menunjukkan genangan air mulai mengalami penurunan," ucapnya.

Selanjutnya, Abdul menjelaskan bencana angin kencang terjadi di dua wilayah. Di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, angin kencang menyebabkan 16 kepala keluarga di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana, terdampak dengan jumlah rumah terdampak sebanyak 16 unit.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya