JAKARTA – Polisi menangkap DP (27), pelaku pemalakan terhadap sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebutkan, pelaku menjalankan aksinya seorang diri.
“Pelaku beraksi sendiri. Belum pernah (kena tindak pidana),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, dikutip Selasa (14/4/2026).
Sementara motifnya, kata Roby, pelaku melancarkan aksinya karena masalah ekonomi. “Motifnya ya ekonomi,” ujarnya.
Adapun video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini memperlihatkan detik-detik aksi pemalakan oleh preman di Tanah Abang terhadap sopir bajaj. Video ini direkam penumpang yang berada di dalam bajaj tersebut.
Saat kendaraan berjalan, tiba-tiba sopir yang berada di kursi kemudi dihampiri pelaku. Pelaku kemudian meminta uang kepada sopir tersebut.
Dalam percakapan antara perekam video dan sopir, nominal yang diminta cukup besar. Pelaku disebut meminta uang hingga Rp100.000.
“Kalau di Tanah Abang memang seperti itu ya, diminta apa tuh? Tapi palak atau apa sih, Bang?” tanya penumpang.
“Iya, palak. Sehari Rp100.000 sih,” jawab sopir.
Pelaku juga kerap mengancam para sopir jika tidak diberikan uang. Bahkan, kaca bagian depan bajaj tersebut telah rusak akibat ulah pelaku.
“Terus kalau tidak dikasih bagaimana, Bang?” ucap penumpang.
“Diteriaki maling. Ini pada pecah nih (kaca depan bajaj),” jawab sopir.
(Arief Setyadi )