Selain itu, BDT sendiri telah menghasilkan 15..168 sertifikasi dalam bidang IT, 215.000 talenta digital yang mendapat peningkatan kemampuan.
“Selama 11 tahun Dicoding berada dalam industri, ada 1,3 juta developer yang sudah terdaftar dan belajar dalam platform, sekitar 879 ribu di antaranya menerima beasiswa,” ungkap Narendra.
Ia menjelaskan, BDT telah menghasilkan 86 persen developer yang menggunakan AI dan 94 persen diantaranya sudah merasakan lonjakan produktivitas dari menggunakan AI.
“Dicoding menyambut positif inisiatif BDT 2026 yang akan melatih peserta untuk menyederhanakan proses kerja menuju utilisasi AI yang lebih terukur dan berdampak meningkatkan portofolio profesional mereka,” tutur dia.
Senada, COO Dicoding, Dimas Catur Wibowo menegaskan bahwa kemampuan memanfaatkan AI bisa mendorong produktivitas tanpa batas. Maka dari itu BDT menjadi salah satu sarana belajar yang mumpuni. Tidak hanya teori namun juga langsung masuk ke dalam praktik yang sudah dicanangkan dalam kurikulum.