Banjir berdampak pada 467 unit rumah, di mana dua rumah terancam, dua fasilitas pendidikan terdampak, empat jembatan terdampak, serta tiga titik tembok penahan tanah (TPT) mengalami kerusakan.
Muhari melanjutkan, hingga hari ini banjir dilaporkan berangsur-angsur surut sehingga beberapa warga memilih kembali ke rumah. "Sebagian warga di Desa Rengasjajar masih mengungsi di Masjid Al-Kautsar karena rumah mereka masih dipenuhi lumpur. Akses jalan dan jembatan saat ini sudah dapat dilalui," ujarnya.
Di wilayah rawan banjir dan cuaca ekstrem, BNPB mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca, menjaga kebersihan saluran air, serta segera melakukan evakuasi apabila terjadi peningkatan debit air atau tanda-tanda bahaya lainnya. Penguatan sistem peringatan dini dan kesiapan jalur evakuasi juga perlu dipastikan oleh pemerintah daerah.
(Arief Setyadi )