Inggris dan Prancis Bentuk Koalisi Internasional untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 22 April 2026 12:35 WIB
Ilustrasi.
Share :

LONDON - Inggris dan Prancis telah mengadakan pertemuan para perencana militer dari lebih dari 30 negara pekan ini untuk mengembangkan strategi terkoordinasi guna membuka kembali Selat Hormuz. Konferensi yang berlangsung selama dua hari ini dimulai pada Rabu (22/4/2026) di Markas Besar Gabungan Permanen Inggris di Northwood, London Utara.

Pembicaraan ini bertujuan untuk menerjemahkan kesepakatan diplomatik baru-baru ini menjadi rencana militer konkret yang dapat diimplementasikan setelah kondisi memungkinkan, dalam konteks gencatan senjata yang berkelanjutan.

Para perencana militer berfokus pada kemampuan militer, sistem komando dan kendali, serta bagaimana pasukan dapat dikerahkan ke wilayah tersebut, demikian dilaporkan TRT.

Pada 2 Maret, Teheran mengumumkan pembatasan navigasi di selat tersebut—jalur yang sangat vital bagi ekspor minyak dan gas—beberapa hari setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari.

Pakistan menjadi tuan rumah pembicaraan antara AS dan Iran pada 11–12 April setelah menengahi gencatan senjata selama 14 hari pada 8 April, yang seharusnya berakhir Rabu malam waktu Washington.

Namun, Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Selasa bahwa Washington akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran untuk memberi waktu bagi Teheran menyiapkan "proposal terpadu" setelah adanya permintaan dari pejabat Pakistan.

Upaya untuk putaran negosiasi berikutnya saat ini sedang berlangsung, meskipun masih ada ketidakpastian mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran strategis tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya