"Dan juga mengadukannya ke kepolisian, ini sungguh berbahaya sekali karena dapat menimbulkan luka lama dan juga menimbulkan konflik di antara umat beragama," terangnya.
Menurut Din, tuduhan tersebut berbahaya karena dapat memunculkan kembali luka lama, khususnya di wilayah konflik, serta berpotensi memicu konflik antarumat beragama.
Ia pun mengimbau pihak-pihak yang mempersoalkan ceramah JK agar tidak memotong atau memelintir pernyataan tersebut. Menurutnya, saat ini Indonesia telah hidup dalam suasana kerukunan antarumat beragama.
Kepada kepolisian, Din juga meminta agar laporan tersebut dihentikan karena dinilai tidak berdasar dan dipicu video yang telah dipotong dan dipelintir. "Maka pesan kami, pesan saya, hentikan, tidak perlu maju karena jelas itu tidak beralasan, apalagi jika ada yang mengambil prakarsa, meng-upload video yang dipelintir itu, ini sebuah langkah yang berbahaya. Kepada umat Islam, umat Kristiani saya berpesan untuk dapat menahan diri, jangan terpengaruh penghasut, oleh provokator yang bersengaja mengadu domba di antara umat beragama di Indonesia ini," katanya.
(Arief Setyadi )