"Latihan di Nusakambangan ini merupakan latihan tahap akhir, tak heran bila disebut Hell Week atau Minggu Neraka," ujar Pramono Edhie.
Selama seminggu prajurit mendapatkan materi navigasi laut, survival laut, pelolosan, renang ponco dan pendaratan menggunakan perahu karet. Calon prajurit komando harus mampu berenang melintasi selat dari Cilacap ke Nusakambangan.
Calon prajurit Kopassus dilepas sejak pagi hari tanpa bekal, dan harus sampai di suatu titik pada pukul 10 malam. Mereka juga harus menghindari segala rintangan alam maupun tembakan musuh selama dalam tahap pelolosan.
Namun jika tertangkap, prajurit akan mendapat interogasi dan siksaan layaknya dalam medan perang sungguhan. Prajurit juga tak boleh membocorkan informasi meski mendapatkan siksaan fisik oleh selama tiga hari.