Jenderal Kopassus Ini Ungkapnya Beratnya Seleksi Pasukan Baret Merah, Disiksa Bak Tawanan Perang!

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Minggu 26 April 2026 06:00 WIB
Prajurit Kopassus/reuters
Share :

“Dalam Konvensi Jenewa, semua tawanan perang dilarang untuk disiksa, namun para calon prajurit Komando itu dilatih menghadapi semua hal terburuk di medan operasi,” tulis Pramono Edhie.

Begitu berat syarat dan tes menjadi prajurit komando, sehingga tak sembarang prajurit mampu mencapai nilai standar yang telah ditetapkan, seperti standar fisik 61, tes psikologis prajurit bernilai 70, dan kemampuan menembak dan berenang tanpa henti sejauh 2.000 meter.

“Hanya mereka yang memiliki mental baja yang mampu melalui pelatihan komando,” tutup Pramono Edhie.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya