Perubahan operasional untuk sementara waktu tersebut dilakukan karena upaya evakuasi korban terkait insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL masih dilakukan di Stasiun Bekasi Timur.
PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” ujar Anne.
KAI terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan layanan agar operasional dapat kembali normal secepatnya.
(Awaludin)