Netanyahu Tegaskan Perang dengan Iran Belum Berakhir

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 11 Mei 2026 17:49 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Share :

JAKARTA – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa perang dengan Iran "belum berakhir" karena Teheran masih memiliki persediaan uranium yang diperkaya yang harus disingkirkan.

"Saya pikir itu (perang) telah mencapai banyak hal. Tetapi belum berakhir karena masih ada material nuklir, uranium yang diperkaya, yang harus dikeluarkan dari Iran," kata Netanyahu dalam wawancara dengan CBS News yang disiarkan pada Minggu (10/5/2026).

Netanyahu menyatakan bahwa tujuan perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran mencakup pembongkaran infrastruktur pengayaan serta mencegah Iran membangun kembali jaringan rudal dan proksinya. Ia menolak untuk membahas rencana militer secara mendetail, namun mencatat bahwa jika ada kesepakatan, "Anda masuk dan Anda mengambilnya," merujuk pada upaya penyitaan persediaan uranium tersebut.

Pada Sabtu (9/5/2026), media Israel melaporkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, telah meyakinkan Netanyahu bahwa ia tidak akan memberikan konsesi terkait persediaan uranium tersebut.

Di sisi lain, pada Minggu pagi, Iran menanggapi rencana perdamaian terbaru AS dengan menyerukan kompensasi dari Amerika Serikat dan menekankan kedaulatannya atas Selat Hormuz. Teheran menolak rencana AS tersebut dan menggambarkannya sebagai "tuntutan berlebihan" yang mengabaikan "hak-hak mendasar bangsa Iran."

Meninjau Kembali Bantuan AS

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya