Syamsul menegaskan, ceramah yang disampaikan JK di Universitas Gadjah Mada (UGM) justru berkaitan dengan pesan perdamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Pak JK merasa bahwa ceramahnya selama lebih dari 30 menit di UGM itu adalah bagian dari upaya menyampaikan berbagai informasi tentang perdamaian baik di dunia maupun di Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya, Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama resmi melaporkan Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda ke Bareskrim Polri terkait polemik potongan video ceramah JK.
Perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra menyebut laporan tersebut telah diterima dan teregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 4 Mei 2026.
(Awaludin)