“Lalu tambahan kuota BBM serta LPG ke daerah untuk mencegah kelangkaan energi yang utamanya berdampak pada nelayan dan pelaku UMKM, upaya penguatan nilai tukar rupiah, dan kesiapan Pemerintah dalam menghadapi risiko ketidakpastian harga minyak mentah dunia akibat kondisi geopolitik,” urainya.
Adapun, DPR RI secara resmi akan memulai kembali masa sidang setelah Rapat Paripurna pembukaan hari ini. Sebelumnya, anggota dewan menjalani masa reses sejak 22 April hingga 11 Mei 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Masa Sidang V Tahun Sidang 2025-2026 dimulai pada Selasa 12 Mei 2026 hingga 21 Juli 2026. Puan menyampaikan selamat bekerja dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat kepada seluruh anggota dewan.
“Mari kita jalankan fungsi kedaulatan rakyat ini dengan penuh amanah dan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )