Syaiful memastikan, saat ini petugas telah berhasil melalukan proses pendinginan terhadap api yang membakar kawasan pergudangan itu hingga api benar-benar dapat dikendalikan. Adapun penyebab kebakaran itu, petugas masih belum bisa memastikannya.
"Itu (penyebab ya) yang belum kita temui, karena sampai TKP kondisinya sudah besar sehingga sampai sekarang belum tahu penyebabnya apa. Hingga sekarang nihil, enggak ada korban, mudah-mudahan tidak ada yah," katanya.
Sebelumnya, Ketua RW 01 Tegal Alur, Madi mengatakan ada 4 gudang terdampak dalam kebakaran yang terjadi di kawasan Pergudangan Rawamaju A, RT 03/RW 01, Kelurahan Tegal Alur itu sejak sekira pukul 19.00 WIB. Keempatnya merupakan gudang freon, gudang plastik, gudang kardus, dan gudang paket ekspedisi.
"Awalnya kan dari pabrik, ada gudang freon, itu baru turun sekitar tujuh kontainer, terus menjalar ke pabrik plastik dan pabrik kardus. Ini sudah empat pabrik, empat gudang yang terbakar. Lokasinya di RT 03 RW 01 Kelurahan Tegal Alur, Pergudangan Rawamaju A," tuturnya.
Dia menerangkan, lokasi kebakaran berada di kompleks pergudangan Rawamaju A yang dipenuhi aktivitas penyimpanan barang dan distribusi logistik. Gudang yang lokasinya saling berdekatan itu merupakan gudang penyimpanan, bukan area produksi pabrik.
Dia menambahkan, api diduga pertama kali muncul dari salah satu dari 4 gudang tersebut hingga akhirnya merembet ke gudang lainnya. Keempat gudang itu merupakan milik penyedia jasa pengiriman atau logistik.
"Ada paket, gudang paket, termasuk gudang paket, empat gudang itu gudang paket. Yang jelas gudang paket, penyebabnya karena apa kita juga belum bisa pastikan penyebabnya,” katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)