Gatot juga mengungkapkan, petugas sempat mendengar teriakan minta tolong saat proses evakuasi berlangsung. Anggota damkar yang awalnya hendak naik ke lantai atas langsung kembali turun untuk mencari sumber suara tersebut.
“Pas anggota mau naik, ada teriakan minta tolong. Anggota turun lagi lalu menyusuri ruang tamu ke arah suara. Ternyata ada dua orang dalam kondisi lemas, kemudian dibawa keluar,” ujarnya.
Kebakaran diduga terjadi saat para penghuni rumah masih tertidur lelap. Api disebut pertama kali muncul dari lantai dua rumah dan dengan cepat membakar bangunan. Empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial B (78), KB (77), PM (55), dan NP (50). Sementara dua korban selamat berinisial L (22) dan E (27) mengalami syok akibat insiden tersebut.
(Awaludin)