Alat berat dari BBWS Citanduy juga telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor di Desa Bingkeng.
“Gerakan tanah yang terjadi pada Selasa (12/5) berdampak pada dua desa di Kecamatan Dayeuhluhur. Data sementara mencatat 11 rumah warga rusak dan dua lainnya terancam. Kerusakan meliputi satu rumah rusak berat, tujuh rusak sedang, dan tiga rusak ringan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah. Pada hari ini (15/5), tiga wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Papua, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Selatan. Sementara sejumlah wilayah lain diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
“Ditinjau dari tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah, sejumlah wilayah berada pada kategori mudah dan sangat mudah terbakar. Wilayah tersebut teridentifikasi di sejumlah daerah di Pulau Jawa, Lampung, serta sebagian kecil Sumatra Utara dan Aceh,” pungkasnya.
(Awaludin)