Selain itu, Cak Jaz juga mengatakan pendekatan kepada kalangan santri menjadi salah satu fokus utama Perindo di Jawa Timur. Menurut dia, kedekatan dengan pesantren dan warga nahdliyin harus dibangun melalui kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kebetulan saya seorang santri tentu kami akan berbicara bagaimana Partai Perindo ini bisa diminati, bisa diterima oleh kaum santri, pondok pesantren maupun warga nahdiyin. Tentu kami juga harus berbuat kepada mereka,” kata Cak Jaz.
Dia menilai Jawa Timur memiliki kultur pesantren yang kuat sehingga pendekatan kepada kalangan santri menjadi bagian penting dalam penguatan politik kerakyatan partai di daerah.
Pelantikan pengurus DPW tersebut sekaligus menjadi langkah awal Perindo Jatim membangun basis politik santri di Jawa Timur. Dukungan tokoh pesantren dan pendekatan kepada masyarakat bawah menjadi strategi partai untuk memperluas pengaruh politik berbasis kerakyatan.
(Arief Setyadi )