Program Gentengisasi Presiden, TNI Sulap Rumah Warga Tidak Layak Huni di Jambi

Nanang Fahrurrozi, Jurnalis
Selasa 19 Mei 2026 19:09 WIB
TNI Sulap Rumah Warga Tidak Layak Huni di Jambi
Share :

JAMBI - Sujud syukur tak henti dilakukan  Raudah (58) warga Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun, Jambi penerima program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko 2026.

Sebelumnya Raudah dan suaminya Lukman mengikuti program transmigrasi tahun 1997 dari kabupaten Kerinci, tinggal di rumah berdinding papan dan jauh dari kata layak. Keduanya tinggal berdua di rumah papan dan beratapkan seng yang sudah bocor.

Lukman dulu mengandalkan berkebun karet dan sebagai guru ngaji untuk hidup, namun dua tahun lalu dia terserang stroke hingga akhirnya lumpuh.  Raudah pun akhirnya menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Terima kasih Pak Presiden Prabowo, akhirnya mimpi saya memiliki rumah genteng pun terkabul. Sekarang rumah saya sudah layak, sudah dibaiki oleh bapak-bapak TNI" kata Raudah dengan mata berkaca-kaca, Selasa (19/5/2026).

Bahkan kata Ibu Raudah mengatakan jika mengandalkan uangnya, dia tidak tahu kapan bisa memiliki rumah seperti ini.

"Entah kapan saya bisa membangun seperti ini, saya dan suami bisa makan saja sudah bersyukur. Alhamdulillah ada TNI masuk desa kami, sehingga saat ini harga hasil kebun kami juga terangkat karena bapak TNI ini juga memperbaiki jalan menuju desa kami" kata ibu empat anak ini.

Dansatgas TMMD ke 128 Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menegaskan, pihaknya memilih Desa Seko Besar kecamatan Pauh kabupaten Sarolangun ini bukan tak beralasan.

"Kita memang memilih desa ini, karena desa termasuk daerah yang terisolasi, sehingga harapan kami dengan adanya program TMMD ini nantinya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat mulai dari segi perekonomian hingga infrastruktur lainnya,” ujar Yakhya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya