Koperasi nantinya diharapkan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat menuju Kota Biak melalui dukungan transportasi dan jaringan usaha yang disiapkan pemerintah.
“Masyarakat silakan jual di koperasi. Nanti akan ditampung oleh koperasi. Itu mata rantainya, rantai bisnis yang dibangun pemerintah,” ujarnya.
Fakhiri juga mengajak masyarakat mulai memperkuat sektor produksi kampung dengan menanam berbagai komoditas seperti kelapa, mangga, pisang, dan jambu agar koperasi dapat berjalan optimal serta mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Fakhiri pun menekankan pentingnya pembangunan tepat sasaran dan tidak sekadar didasarkan pada kepentingan pejabat atau daerah asal tertentu.
“Tanamlah kelapa banyak-banyak. Nanti di sini mungkin urus mangga, di bawah pisang, di bawah lagi jambu. Supaya koperasi ini hidup dan ekonomi keluarga bisa jalan,” imbuhnya.
(Arief Setyadi )