Siapkan Serangan Besar-besaran, Rusia Peringatkan Diplomat dan Warga Asing Tinggalkan Kyiv

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 26 Mei 2026 11:08 WIB
Kerusakan akibat serangan rudal Rusia di Bila Tserkva, Ukraina.
Share :

MOSKOW – Rusia pada Senin (25/5/2026) memperingatkan warga negara asing dan diplomat untuk meninggalkan Kyiv menjelang apa yang digambarkan Moskow sebagai serangan terencana terhadap "pusat pengambilan keputusan" di ibu kota Ukraina tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan bahwa serangan pembalasan akan menargetkan "pusat pengambilan keputusan dan pos komando" Ukraina. Kementerian tersebut mendesak warga negara asing, termasuk personel diplomatik dan organisasi internasional, untuk meninggalkan Kyiv "sesegera mungkin."

Peringatan itu disampaikan menyusul serangan Ukraina yang menewaskan enam warga sipil di Rusia.

Di wilayah Bryansk, Pelaksana Tugas Gubernur Yegor Kovalchuk mengatakan satu orang tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan artileri di desa Belaya Beryozka. Beberapa gedung apartemen, rumah, dan fasilitas umum juga rusak.

Sementara di wilayah Donetsk yang dikuasai Rusia, empat orang, termasuk dua anak di bawah umur, tewas dalam serangan drone Ukraina, menurut Wali Kota Ivan Gorlovkin yang diangkat Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sistem pertahanan udaranya mencegat 173 drone di 14 wilayah, termasuk Krimea yang dianeksasi.

Sementara itu, Staf Umum Ukraina menuduh Rusia meluncurkan 262 drone semalam, dan mengatakan 246 di antaranya telah dicegat atau dilumpuhkan.

Oleh Syniehubov, kepala administrasi militer wilayah Kharkiv, mengatakan pasukan Rusia melakukan serangan drone di Kharkiv dan 21 pemukiman di seluruh wilayah tersebut selama 24 jam terakhir, melukai 18 orang, termasuk seorang anak.

Di wilayah Sumy, satu orang tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan Rusia selama periode yang sama, kata Gubernur wilayah Oleh Hryhorov.

Verifikasi independen atas klaim yang dibuat oleh kedua belah pihak tetap sulit karena perang yang sedang berlangsung.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya