Yudian mengajak masyarakat menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau nilai-nilai yang hidup dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita mengajak seluruh elemen bangsa, terutama para pemuda, untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology, yaitu nilai-nilai yang hidup dan dihayati masyarakat, serta sebagai working ideology, yaitu nilai yang diterapkan dalam penyelenggaraan negara," ucapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Hari Lahir Pancasila melalui media sosial, agar nilai-nilai Pancasila tidak sekadar menjadi tulisan di dinding atau teks dalam buku sejarah.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Hari Lahir Pancasila melalui media sosial dengan menyebarkan pesan persatuan, toleransi, gotong royong, serta semangat cinta tanah air," imbuhnya.
"Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi tulisan di dinding atau teks dalam buku sejarah. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan terus hidup," pungkasnya.
(Awaludin)