"Negara perlu menyampaikan penghormatan kepada almarhum sebagai seorang prajurit teladan dan bisa menjadi teladan bagi seluruh anggota TNI," ucapnya.
Sjafrie juga mengungkap prinsip kepemimpinan yang selalu dipegang almarhum dalam menjalankan tugas. Menurut Sjafrie, Ryamizard selalu menempatkan keberhasilan sebagai hasil kerja prajurit di lapangan, sementara kegagalan menjadi tanggung jawab seorang komandan.
"Kenangan khusus adalah kalau berhasil dalam melaksanakan tugas, itu yang berhasil prajurit, bukan yang berhasil komandan. Tapi kalau tidak berhasil, komandan tanggung jawab. Tapi kalau berhasil, tanggung jawab prajurit untuk menunjang keberhasilan," tutur Sjafrie.
Sebelumnya, prosesi pemakaman militer Ryamizard berlangsung khidmat di TMP Kalibata. Peti jenazah yang dibalut Bendera Merah Putih diarak menuju liang lahat dengan iringan tabuhan drum militer dan penghormatan dari para prajurit TNI. Sjafrie bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin penghormatan terakhir.
(Arief Setyadi )