AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 16 Juni 2026 16:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) telah mengumumkan bahwa kapal-kapal akan melewati Selat Hormuz tanpa biaya tol berdasarkan kesepakatan damai yang dicapai dengan Iran. Washington menegaskan bahwa Teheran harus memenuhi komitmennya sebelum menerima manfaat ekonomi apa pun.

Komitmen tersebut termasuk kemungkinan dana rekonstruksi sebesar USD300 miliar untuk negara yang porak-poranda akibat perang, tetapi pencairan dana akan "dikaitkan dengan kinerja," kata seorang pejabat senior pemerintahan Trump dalam sebuah panggilan telepon dengan wartawan.

Trump, Wakil Presiden AS JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara elektronik pada Minggu (14/6/2026), kata para pejabat tersebut.

"Presiden ingin menandatanganinya secara pribadi karena ia ingin menunjukkan dedikasinya pada proses tersebut," kata salah satu pejabat AS dengan syarat anonim, sebagaimana dilansir TRT.

"MoU tersebut hanya sekitar satu setengah halaman, jadi ini adalah dokumen yang sangat umum," kata Vance kepada CNN.

Vance akan memimpin pembicaraan minggu ini dan menghadiri upacara penandatanganan fisik yang diperkirakan akan diadakan di Jenewa, Swiss.

Normalisasi Selat Hormuz

Penandatanganan ini akan memulai periode 60 hari di mana Iran dan Amerika Serikat akan mencoba untuk mencapai kesepakatan perdamaian skala penuh.

"Kami ingin memprioritaskan diskusi nuklir," kata seorang pejabat AS dalam panggilan telepon tersebut.

Namun, hambatan di Selat Hormuz menjadi prioritas utama karena dampak ekonomi global dari lonjakan harga minyak.

Vance mengatakan kepada CNBC bahwa ada kesepahaman dengan Iran bahwa selat tersebut akan dibuka kembali "secara bebas hambatan untuk jangka panjang, dan itulah yang akan kita cari tahu dalam negosiasi teknis ini."

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya