Untuk menyambut usia Jakarta yang ke-500 tahun, Pramono berencana menghadirkan 500 ondel-ondel hasil karya para desainer ternama yang akan memberikan wajah baru bagi ikon budaya Betawi tersebut.
"Maka untuk itu dalam rangka 500 tahun nanti, saya akan menampilkan 500 ondel-ondel yang dibuat oleh desainer-desainer top yang akan memberikan wajah baru ondel-ondel Jakarta," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menceritakan pengalamannya yang kerap mendapat kritik karena menonjolkan identitas budaya Betawi di lingkungan Balai Kota Jakarta. Salah satu kebijakan yang diterapkannya adalah mewajibkan penggunaan busana khas Betawi dalam pelantikan pejabat.
"Saya sering dikritik oleh banyak orang, kenapa saya begitu kekeh untuk membuat wajah Betawi di Balai Kota ini semakin terlihat. Bahkan setiap pelantikan pejabat tidak boleh lagi memakai jas. Harus memakai ujung serong, kebaya encim, dan sebagainya," ucapnya.
(Awaludin)