TEHERAN - Delegasi Iran akan berangkat ke Swiss untuk menuntut agar Amerika Serikat (AS) memenuhi komitmennya berdasarkan perjanjian sementara tersebut. Negosiasi ini memungkinkan perang bakal berakhir.
“Di Swiss, kami bermaksud untuk mendesak pemenuhan komitmen pihak lain dan mengklarifikasi bagaimana mereka berencana untuk bertindak atas kewajiban mereka,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menurut kantor berita Fars melansir Aljazeera, Sabtu (20/6/2026).
Sementara Wakil Presiden AS James David Vance mengungkapkan, pembicaraan untuk mengakhiri perang di Iran dimungkinkan pada Minggu 21 Juni 2026. Adapun utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, berada di Swiss untuk melakukan negosiasi.
AS yakin dapat mempertahankan gencatan senjata di Iran termasuk terkait Selat Hormuz.
(Arief Setyadi )