Menurut Ferdinand, narasi yang dibangun Tiyo justru memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Ia menilai hal itu turut memunculkan anggapan bahwa pemerintah bersikap represif.
“Dan itu membangun opini di tengah masyarakat bahwa pemerintah itu represif. Maka muncullah teman-teman dari YLBHI, dari aktivis civil society, dan lainnya yang menuding pemerintah melakukan pembungkaman, padahal tidak sama sekali,” tandasnya.
(Awaludin)