Selain itu, Budi menyebut tunjangan dokter gigi di Cianjur mencapai Rp30 juta per bulan. Jumlah tersebut berbeda jauh dengan tunjangan dokter gigi di Indragiri, Riau, yang hanya Rp1 juta.
"Saya menyadari, bagaimanapun juga teman-teman dokter spesialis yang sama, lulusan yang sama, melihat kondisi seperti ini pasti akan sedih. Kok teman saya di sana bisa dapat Rp80 juta, saya Rp3 juta," katanya.
Karena itu, Budi menilai perlu ada koordinasi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menata ketimpangan tersebut.
"Nah, ketimpangan-ketimpangan ini juga kita amati. Dan itu yang pelan-pelan harus kita tata. Memang, sayangnya, tidak semuanya menjadi kewenangan Kemenkes. Tapi kita sudah mulai melihat adanya gap yang terlalu besar dalam pendapatan. Itu kan aneh. Harusnya tidak mungkin bedanya sebesar itu," pungkasnya.
(Awaludin)