Menteri LH Pastikan Transisi Energi Tak Korbankan Lingkungan dan Pekerja

Awaludin, Jurnalis
Kamis 25 Juni 2026 15:55 WIB
Menteri LH/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat dan Sekjen PBB Antonio Guterres (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjalankan transisi energi yang sejalan dengan perlindungan lingkungan hidup, pelestarian ekosistem, serta perlindungan terhadap pekerja yang terdampak.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, dalam forum Global Electrification and Transition Energy Summit (GETES) 2026 di London, Inggris.

"Bagi Indonesia, transformasi ke depan harus dilakukan secara bertanggung jawab. Kami memastikan bahwa setiap langkah pengembangan yang diambil tetap mengedepankan standar lingkungan yang ketat agar selaras dengan komitmen iklim nasional serta memastikan perlindungan bagi pekerja terdampak," ujar Jumhur, Kamis (25/6/2026).

Dalam sesi High-Level Ministerial and CEO Dialogue, Jumhur menegaskan, Indonesia memiliki peran strategis dalam upaya mitigasi perubahan iklim global sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

"Arah pembangunan Indonesia bertumpu pada harmonisasi antara akselerasi ekonomi dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan," katanya.

 

Komitmen Indonesia tersebut sejalan dengan seruan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, yang menekankan pentingnya percepatan transisi energi global yang adil, inklusif, dan tidak meninggalkan negara mana pun.

Di hadapan para pemimpin dunia dan pelaku industri energi, Guterres menegaskan bahwa transisi energi harus mampu menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja baru dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.

Menanggapi hal tersebut, Jumhur menyatakan Indonesia siap mengimplementasikan pendekatan transisi energi yang terintegrasi dengan perlindungan lingkungan hidup.

"Prioritas kami adalah memastikan bahwa arah kebijakan pembangunan tetap terintegrasi dengan pedoman lingkungan yang kuat. Pendekatan ini menjadi landasan bagi Indonesia untuk menjaga konsistensi antara pertumbuhan ekonomi dan target pelestarian lingkungan," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya